Pages

Tampilkan postingan dengan label saat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label saat. Tampilkan semua postingan
Rabu, 13 Agustus 2014

Cara Mengatasi Sariawan Saat Berpuasa

0 komentar
mengobati-sariawan
CARA MENGATASI SARIAWAN SAAT PUASA -- Pada saat berpuasa penyakit sariawan kerap datang menyerang seseorang. Sariawan ini terlebih bisa datang pada orang-orang tertentu yang memang "bakat" mengalami penyakit sariawan. Penyakit sariawan saat puasa ini memang alamiah dan bisa dijelaskan secara logis. Terkadang penyakit sariawan saat berpuasa ini tidak tanggung-tanggung, ada beberapa tempata yang terkena sariawan. Tentunya kondisi sariawan saat berpuasa ini sangat mengganggu si penderita. Namun kita bisa mencegah dan mengatasi sariawan ini saat berpuasa dengan berbagai langkah yang tepat.

Penyebab Sariawan Saat Puasa

Puasa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, diantara manfaat puasa adaah memberikan kesempatan kepada sistem pencernakan dan ginjal untuk beristirahat. Selama kita tidak makan makanan dan minuman dalam jangka waktu tertentu, sistem pencernakan tidak bekerja karena tidak ada makanan yang harus dicerna, demikian juga dengan ginjal.

Berhentinya aktivitas sistem pencernakan dan kosongnya lambung membuat asam lambung meningkat jumlahnya. Meningkatnya asam lambung ini bisa dirasakan naik sampai ke bagian mulut.  Nah pada mulut terdapat banyak sekali jenis mikroba yang akan berkembang pesat dalam kondisi asam. Karena itu asam lambung akan meningkatkan populasi mikroba pada mulut. Dengan jumlah mikroba yang berkembang pesat ini akan memicu peradangan pada bagian mulut, apalagi jika mulut terluka karena berbagai sebab akan menyebabkan  terjadinya sariawan pada saat berpuasa. Selain itu meningkatnya kadar asam lambung juga bisa memicu timbulnya bau tidak sedap pada mulut.

Jumlah bakteri pada mulut juga akan meningkat pada saat mulut tidak menerima asupan makanan. Mulut berhenti beraktifitas dari mengunyah makanan, ini juga memicu pertumbuhan bakteri yang semakin cepat dan banyak, sehingga bisa menyebabkan timbulnya sariawan. Biasanya dalam kondisi seperti ini , tidak hanya sariawan yang akan muncukl tetapi juga peradangan pada tenggorokan.

Cara Mengatasi Sariawan Saat Berpuasa

Meski kondisi-kondisi alamiah tersebut terjadi saat berpuasa,bukan berarti kita tidak bisa tetap sehat tanpa sariawan saat berpuasa. Kita bisa mengatasi sariawan pada saat berpuasa dengan melakukan tindakan-tindakan pencegahan. Berikut ini beberapa cara mengatasi Sariawan saat berpuasa:

1. Menjaga kebersihan mulut
Menjaga kebersihan mulut dan gigi penting selam berpuasa, sikat gigi dengan bersih dan telaten pada saat setelah makan, terutama setelah sahur. Ini untuk meminimalkan sisa makanan yang bisa menjadi penyebab tumbuhnya bakteri. Jika perlu anda perlu menggunakan obat kumur.

2.  Makanlah dengan tenang dan tidak terburu-buru.
Ini dilakukan untuk mencegah agar bagian mulut dan bibir tidak tergigit yang bisa menyebabkan infeksi dan menjadi sariawan.

3. Hindarilah Stress
Stress akan memicu timbulnya sariawan, sehingga tenangkan pikiran dan hati untuk mencegah sariawan.

4. Banyak Makan Sayuran dan Buah
Memakan banyak sayuran dan buah-buahan akan mencegah sariawan karena banyak mengandung vitamin C, B2, B5, dan asam folat. Jadikan buah dan sayuran sebagai menu wajib setiap anda makan.

5. Hindari Makanan Pedas, Berminyak dan Terlalu Panas
6.  Hindari makan-makanan yang memicu asam lambung

Nah dengan melakukan tindakan-tindakan tepat kita bisa mencegah dan mengobati penyakit sariawan selama berpuasa. Itu adalah beberapa tips mengatasi sariawan selama berpuasa. Semoga bermanfaat.


Continue reading →
Jumat, 15 November 2013

Minuman Yang Perlu Dihindari Saat Minum Obat

0 komentar
Minuman Yang Dihindari Saat Minum Obat - Hal Yang Dihindari Saat Minum Obat - Minuman Yang Beresiko Saat Mengkonsumsi Obat - Saat ini kita sering sekali melalaikan perintah dokter dengan meminum minuman yang dilarang saat sedang mengkonsumsi obat - obatan. Larangan tersebut benar adanya karena dapat merusak fungsi organ dalam tubuh. Berikut adalah Minuman Yang Perlu Dihindari Saat Minum Obat : 

1. Minuman isotonik
Hindari minum obat untuk gagal jantung dan obat-obatan hipertensi dengan minuman isotonik karena minuman ini mengandung kalium. Selain itu, kalium yang tinggi juga terdapat pada buah pisang. Kalium berguna bagi penderita hipertensi, tetapi apabila asupan kalium  berlebihan malah membahayakan si penderita.

2. Minuman berkafein
Kafein dapat menimbulkan ancaman kesehatan yang serius jika diminum dengan stimulan. Hindari meminum secangkir kopi saat sedang mengonsumsi efedrin (penekan nafsu makan), obat asma dan amfetamin. Beri jarak 2-3 jam setelah minum obat, baru minum kopi atau teh.
Kafein juga ada dalam beberapa produk minuman energi, jadi hindari juga jenis minuman tersebut saat mengonsumsi obat. Interaksi obat dengan makanan tertentu yang Anda makan dapat mempengaruhi fungsi obat yang Anda minum sehingga obat tidak bekerja sebagaimana mestinya. Interaksi ini dapat menyebabkan  efek yang berbeda-beda, dari mulai peningkatan atau penurunan efektivitas obat sampai efek samping.

3. Susu
Beberapa obat seperti keluarga antibiotik yang mengandung tetrasiklik akan bereaksi dengan susu. Kalsium yang terdapat dalam susu akan mengikat obat atau antibiotik sehingga mencegah penyerapan obat tersebut di dalam tubuh.

4. Jus buah
Menurut penelitian Prof. David Bailey dari  Universitas Western Ontario, jus dapat mengganggu ketahanan tubuh dalam menyerap sari obat. Penelitian ini dilakukan pada sejumlah orang yang diminta meminum obat dengan air putih dan jus buah.
Setelah diteliti, ternyata orang yang meminum obat dengan air putih mampu menyerap kandungan obat dengan penuh. Kemudian, orang yang meminum obat dengan jus hanya mampu menyerap sebagian kandungan obat. Menurutnya, jus buah yang dapat mengurangi serapan obat adalah jus jeruk, jus apel, dan jus anggur. Sedangkan obat yang kurang terserap akibat jus tersebut adalah obat antikanker, darah tinggi, jantung, dan obat-obat antibiotik lainnya.
Hindari juga mengonsumsi jus pomegranate (delima).  Zat yang terdapat dalam jus tersebut dapat memperlambat kecepatan hati untuk memecah pengencer darah dan menyebabkan berkurangnya efeks obat. Tidak hanya itu, para pakar juga menemukan bahwa enzim di dalam jus delima dapat memecah resep obat.

5. Minuman beralkohol
Satu gelas minuman beralkohol semisal Wine yang dikonsumsi bersamaan dengan meminum obat diklaim dapat menyebakan hipertensi, jantung berdetak cepat, sakit kepala hingga serangan stroke. Nah, jika Anda masih sayang dengan nyawa Anda, jangan pernah sekalipun mencampurkan minuman ini dengan obat.

Add caption



Demikianlah seputar Minuman Yang Perlu Dihindari Saat Minum Obat. Bagi agan yang sedang minum obat hendaknya tidak mengendarai kendaraan karena bisa berakibat fatal. Semoga informasi diatas dapat membantu agan semua.. Terima Kasih
Continue reading →