Pages

Tampilkan postingan dengan label atas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label atas. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 28 Desember 2013

Suami isteri hidup atas lori

0 komentar




Mereka terpaksa hidup diatas lori kerana kesempitan
hidup....
 .borakkosong.
Continue reading →
Senin, 23 Desember 2013

Bayi perempuan ditinggal di atas kerusi rotan

0 komentar

14 Sep 2013

Johor Bahru: Tangisan tanpa henti seorang bayi perempuan menyelamatkannya daripada ditimpa kejadian buruk selepas ditinggalkan di atas kerusi rotan di depan kediaman sepasang suami isteri warga Indonesia di Kampung Pemuda Jaya, Seelong, Senai di sini, 22 Jun lalu.

Pelindung Kanak-Kanak Jabatan Kebajikan Masyarakat (JKM) Kulaijaya Jamalluddin Hassan berkata, bayi berkenaan ditemui pada jam 1.45 pagi oleh pasangan itu.

“Ketika ditemui, bayi perempuan berkenaan yang cukup sifat hanya dibalut dengan sehelai kain.


“Penghuni rumah itu hanya menyedari kehadiran bayi berusia sebulan itu selepas terdengar tangisannya,” katanya, semalam.

Jamaluddin berkata, bayi berkenaan kini berusia empat bulan dan dinamakan Izara Sofea.

Menurutnya, siasatan mendapati tiada dokumen kelahiran ditinggalkan bersama bayi berkenaan.
“Bayi itu kemudiannya dimasukkan ke Hospital Kulai sehingga 28 Jun bagi pemeriksaan kesihatan sebelum ditempatkan di Rumah Perlindungan Kanak-Kanak Sinar Juita.

“Sehingga kini, tiada pihak tampil untuk menuntut Izara Sofea. Orang ramai yang mempunyai maklumat berkaitan warisnya diminta menghubungi Pegawai Kebajikan Masyarakat Kulaijaya Mohd Iskandar Abu Bakar di talian 07-662299,” katanya.
myMetro
Continue reading →
Selasa, 03 Desember 2013

Rahasia Orang yang Berjalan Di Atas Api Tanpa Magic

0 komentar


Rahasia Mengapa Orang Bisa Berjalan di Atas Api

Aksi atau permainan berjalan di atas bara api tanpa mengalami luka sudah sering kita lihat. Ada dugaan orang-orang yang melakukan itu menggunakan sihir karena tubuhnya tidak hangus berjalan di atas api.

Tapi ada penjelasan ilmiah kenapa seseorang bisa berjalan di atas bara api tanpa terbakar?

Yang pertama, kebanyakan aksi berjalan di atas api mengggunakan api yang berasal dari potongan kayu.
Potongan-potongan kayu ini terdiri dari banyak senyawa karbon, beberapa molekul organiknya mudah menguap termasuk menguapkan air.

Molekul organik ini akan mudah untuk menguap jika dipanaskan, karena panas yang dikeluarkan oleh api akan menguapkan semua senyawa organik volatil (mudah menguap) dan juga air. Sehingga yang didapatkan hanya senyawa karbon yang hampir murni dan karbon adalah merupakan salah satu unsur yang ringan.

Struktur dari karbon ringan merupakan penghantar panas yang buruk, sehingga dibutuhkan waktu yang relatif lama untuk mentransfer panas dari bara ke kulit seseorang.Tapi jika bara yang dihasilkan berasal dari bahan logam, maka perpindahan panas akan terjadi dalam waktu seketika dan seseorang akan mendapatkan luka bakar parah.

Kedua, abu yang dihasilkan dari proses pembakaran juga bisa bertindak sebagai penghambat panas atau lapisan isolator, sehingga perpindahan panas ke kulit seseorang akan menjadi lebih lambat.

Bukan berarti tidak mungkin terbakar sama sekali, karena perpindahan panas masih bisa terjadi. Jika seseorang berdiri diam di atas bara selama beberapa waktu, maka orang tersebut pasti akan mendapatkan luka bakar yang cukup serius.

Namun jika seseorang membatasi kontak kulitnya dengan bara api misalnya dalam jangka waktu yang sangat singkat atau berjalan dengan cepat, maka kaki tidak akan mendapatkan panas yang cukup untuk membakar kulitnya.Itulah kenapa aksi-aksi berjalan di atas api memang tidak membuat seseorang terbakar. Tapi memang tidak mudah melakukannya dan dibutuhkan keahlian tertentu.

Luka bakar sendiri akan terjadi jika tubuh terpapar oleh suatu zat yang bersuhu tinggi dan salah satu penyebab utama kecelakaan luka bakar adalah terpapar api.
Berdasarkan derajat kerusakan jaringan, maka luka bakar dibedakan menjadi 3 tipe, yaitu:

Luka bakar derajat 1,
yakni kerusakan pada lapisan epidermis yang ditandai dengan bengkak ringan di daerah tersebut, kulit kemerahan dan luka lecet.

Luka bakar derajat 2,
yakni kerusakan meliputi epidermis dan sebagian dermis (lapisan kulit yang lebih dalam), timbul rasa nyeri, infeksi dan terkadang dehidrasi.

Luka bakar derajat 3,
yakni kerusakan meliputi seluruh lapisan dermis, mengenai lapisan otot dan tulang serta terjadi infeksi.

sumber
Continue reading →